Postingan

Maaf Ibu

Langit mendung, namun tak menjatuhkan tangisannya Tarian dahan yang melambai –lambai mengiringi kesejukan di sepanjang hari ini Berbahagialah semua anak adam, akan hari yang teduh ini Tapi tidak bagiku Sejuknya hari membuatku terlena dalam ketidak sadaranku Benar-benar tidak mengetahui bahwa dia sang malaikat kehidupan yang selalu menjanjikan kebaikan bagiku Sedang berjuang melawan letih Memaksakan kehendak tubuhnya yang tak kuasa melanjutkan rancangan aktifitas Wahai pelitaku.. Tak guna sesalku atas lemahnya ragamu Saat kau tahu dirimu sudah terlampau melewati batas Kau tetap.. Kau tetap dengan peluhmu yang mengucur deras Menghentakkan ragamu.. Mengomandoi sistem sarafmu agar tetap berpacu dalam jalur yang tak layak Kau pun tak peduli dengan resiko yang lahir setelahnya Dengan berpondasikan hati yang kokoh Kemustahilanpun kau terjang hanya demi kami Ranting ranting yang masih bergantung pada kokohnya batangmu Dengan harapmu, agar ranting-r...

Ayahku (BUKAN) Pembohong - Tere Liye

Subhanallah....Ada banyak hal yang didapatkan setelah membaca novel ini, dan juga bisa dijadikan pelajaran penting mulai saat ini.. Pertama, ciptakan sebuah kebahagiaan yang berasal dari dalam hati,bukan dari luar hati, seperti mata air yang keluar langsung mengisi danau.karena walaupun banyak parit-parit kotor mencoba mencemari danau tersebut,danau itu  akan tetap bersih dan tidak ikut terpengaruh,layaknya kebahagiaan dalam hati tadi,apabila kita sudah mendapatkannya,tak peduli hal apa saja yang mencoba mempengaruhi kebahagiaan kita,baik atupun buruk,kita akan tetap punya kebahagiaan untuk d berikan kepada orang lain,karena kebahagiaan itu berasal dari dalam diri kita, dengan sebuah kesederhanaan dan kehidupan yang apa adanya.... Dan kemudian tentang sebuah kebenaran yang tertutupi oleh  ketidak adilan karena telah menutup mata dan telinga akan kebenaran yang jelas-jelas ada di depan mata, sehingga menganggap semua itu tak lebih dari sebuah kebohongan besar,sungguh ...

Menunggu Takdir Sang Ilahi

Kala senja hadir menyapa... Sinar rembulan mengintip malu-malu di dalam sarangnya.. Dikeheningan yang perlahan mulai menyelimuti semesta... Hanya dia yang masih menampakkan rupanya dalam dunia yang lain.. Perlahan dan pasti... Harapan dan kenyataan... Istiqomah dan ikhlas... Hanya kumpulan para huruf itu saja yang ku kenal kini... Hingga sampai akhirnya nanti.. Sebenar-benarnya pengadil yang akan menghendaki.. Seluruh adegan dari kisahku ini... Ciputat, 21 Oktober 2012 Rosihan Anwar